Kamis, 15 April 2021

Server SIde Programming - Pertemuan 7

 


Rangkuman Materi Server Side Programming
Pertemuan 7

A.      Bootstrap

Bootstrap merupakan framework open-source khusus front end yang awalnya dibuat oleh Mark Otto dan Jacob Thornton guna mempermudah dan mempercepat pengembangan web di front end. Bootstrap mempunyai semua jenis html dan template desain berbasis CSS untuk berbagai fungsi dan komponen seperti navigasi, sistem grid, carousel gambar, dan tombol (button). Framework ini memang menghemat waktu developer karena tidak perlu mengelola template berkali-kali.

 

Fungsi utama dari Bootstrap adalah untuk membuat situs yang responsif. Interface (tampilan) website akan bekerja secara optimal dan menyesuaikan diri di semua ukuran layar, baik smartphone maupun layar komputer/laptop. Developer tak perlu lagi mendesain situs khusus untuk perangkat tertentu. Trafik dan jangkauan audiens versi desktop tidak akan hilang dan tetap diarahkan ke website versi mobile. User dan komunitas bootstrap semakin berkembang. Developer dan designer website bisa bertukar informasi dan juga berdikusi mengenai patch framework terbaru.

B.      Kelemahan Bootstrap

1.       Karena menggunakan CSS3, bootstrap kurang variatif dan minim gambar

2.       Terlalu fokus pada pengkodean, sehingga membuat kita kurang kreatif mendesain situs web sesuai dengan yang benar-benar diinginkan.

 

3.       tidak dapat menampilkan situs web yang sama di semua browser. Maka hanya browser tertentu yang menunjukkan situs web boostrap sesuai ukurannya dengan layar dari perangkat yang dipakai.

 

C.      Kelebihan Bootstrap

1.       Mempercepat ketika membuat front-end pada website.

2.       Bootstrap memiliki tampilan yang modern sehingga bisa membuat website memiliki tampilan yang menarik.

3.       Bootstrap akan membuat tampilan website lebih responsif. Jadi, ketika menggunakan smartphone ataupun komputer untuk membuat websiter Anda, maka ia akan menyesuaiakan dengan ukuran layar.

4.       Boostrap juga akan membuat website lebih ringan ketika dibuka. Jadi mereka yang ingin mengakses website Anda tidak harus menunggu waktu yang lama. Hal ini karena sebelumnya proses pembuatan bootstrap sudah dilakukan secara rapi dan sistematis.

5.       Dengan adanya bootstrap, kita bisa memperoleh semua macam warna, operasi penggunaan, dan juga berbagai macam variabel yang Anda butuhkan. Jadi tidak perlu khawatir lagi karena hasilnya sudah tentu tidak akan berlainan ketika membukanya di perangkat yang berbeda.

6.       Bootstrap diketahui lebih lengkap. Hal ini karena ia sudah mencakup CSS, HTML, dan juga Javascript.

7.       Open source, maksudnya Anda tidak perlu harus mendapatkan lisensi dan bahkan bisa mengembangkan website sesuai dengan kebutuhan atau keperluan.

8.       Kerangka yang dimiliki oleh bootstrap menggunakan Less. Less merupakan sebuah teknologi dari CSS yang terkenal akan kemudahannya. Less menawarkan banyak fleksibilitas dan juga kekuatan.

 

D.      Mengaplikasikan Bootstrap Pada HTML

1.    Menggunakan Bootstrap dengan CDN

Cara ini termasuk cara yang paling gampang dilakukan untuk pemula yang baru belajar Bootstrap. Kita cukup copy link CDN Bootstrap, lalu di taruh pada kode HTML, dengan syarat kita harus terhubung dengan internet, karena Bootstrap akan diambil dari server CDN.

CDN merupakan kependekan dari Content Delivery Network, semacam server yang tersebar di seluruh dunia untuk mengantarkan konten secara optimal dan cepat.

Kelebihan dari cara ini adalah kita bisa langsung menggunakan Bootstrap tanpa harus mendownload, namun tetap membutuhkan koneksi internet.

2.   Download Bootstrap Secara Manual

Bootstrap dapat kita download secara manual dari website resminya, yakni getbootstrap.com. Terdapat tombol download pada button tersebut, dan saat di klik kita akan secara otomatis mendapatkan bootstrap versi terbaru.

Kelebihan cara ini adalah kita tidak perlu terhubung ke internet setiap saat seperti pada CDN untuk dapat menggunakan Bootstrap, karena Bootstrap-nya sudah ada di aset lokal.

3.   Menggunakan Bootstrap dengan Package Manager

Package manager adalah sebuah program untuk manajemen paket pada proyek web. Contohnya: NPM, Composer, Yarn, PNPM, dan sebagainya.

Menggunakan Bootstrap dengan package manager tidak direkomendasikan untuk pemula, karena akan membutuhkan pengetahuan lain seperti cara kerja package manager itu sendiri dan ekosistem yang dipakai.

 

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar