Rangkuman Materi Server Side Programming
Pertemuan 7
A. Bootstrap
Bootstrap merupakan framework open-source khusus front
end yang awalnya dibuat oleh Mark Otto dan Jacob Thornton guna mempermudah
dan mempercepat pengembangan web di front end. Bootstrap mempunyai semua
jenis html dan template desain berbasis CSS untuk berbagai fungsi dan komponen
seperti navigasi, sistem grid, carousel gambar, dan tombol (button). Framework
ini memang menghemat waktu developer karena tidak perlu mengelola template
berkali-kali.
Fungsi utama dari Bootstrap adalah untuk membuat situs yang
responsif. Interface (tampilan) website akan bekerja secara
optimal dan menyesuaikan diri di semua ukuran layar, baik smartphone maupun
layar komputer/laptop. Developer tak perlu lagi mendesain situs khusus
untuk perangkat tertentu. Trafik dan jangkauan audiens versi desktop tidak akan
hilang dan tetap diarahkan ke website versi mobile. User dan komunitas
bootstrap semakin berkembang. Developer dan designer website bisa
bertukar informasi dan juga berdikusi mengenai patch framework terbaru.
B.
Kelemahan
Bootstrap
1.
Karena menggunakan CSS3, bootstrap kurang variatif dan minim
gambar
2.
Terlalu fokus pada pengkodean, sehingga membuat kita kurang
kreatif mendesain situs web sesuai dengan yang benar-benar diinginkan.
3.
tidak dapat menampilkan situs web yang sama di semua browser. Maka
hanya browser tertentu yang menunjukkan situs web boostrap sesuai ukurannya
dengan layar dari perangkat yang dipakai.
C.
Kelebihan
Bootstrap
1.
Mempercepat
ketika membuat front-end pada website.
2.
Bootstrap
memiliki tampilan yang modern sehingga bisa membuat website memiliki tampilan
yang menarik.
3.
Bootstrap
akan membuat tampilan website lebih responsif. Jadi, ketika menggunakan
smartphone ataupun komputer untuk membuat websiter Anda, maka ia akan
menyesuaiakan dengan ukuran layar.
4.
Boostrap
juga akan membuat website lebih ringan ketika dibuka. Jadi mereka yang ingin
mengakses website Anda tidak harus menunggu waktu yang lama. Hal ini karena
sebelumnya proses pembuatan bootstrap sudah dilakukan secara rapi dan
sistematis.
5.
Dengan
adanya bootstrap, kita bisa memperoleh semua macam warna, operasi penggunaan,
dan juga berbagai macam variabel yang Anda butuhkan. Jadi tidak perlu khawatir
lagi karena hasilnya sudah tentu tidak akan berlainan ketika membukanya di
perangkat yang berbeda.
6.
Bootstrap
diketahui lebih lengkap. Hal ini karena ia sudah mencakup CSS, HTML, dan juga Javascript.
7.
Open
source, maksudnya Anda tidak perlu harus mendapatkan lisensi dan bahkan bisa
mengembangkan website sesuai dengan kebutuhan atau keperluan.
8.
Kerangka
yang dimiliki oleh bootstrap menggunakan Less. Less merupakan sebuah teknologi
dari CSS yang terkenal akan kemudahannya. Less menawarkan banyak fleksibilitas
dan juga kekuatan.
D.
Mengaplikasikan
Bootstrap Pada HTML
1.
Menggunakan Bootstrap dengan CDN
Cara ini termasuk cara yang paling
gampang dilakukan untuk pemula yang baru belajar Bootstrap. Kita cukup copy link CDN Bootstrap, lalu di taruh pada kode HTML, dengan
syarat kita harus terhubung dengan internet, karena Bootstrap akan diambil dari
server CDN.
CDN merupakan kependekan
dari Content
Delivery Network,
semacam server yang tersebar di seluruh dunia untuk mengantarkan konten secara
optimal dan cepat.
Kelebihan dari cara ini adalah
kita bisa langsung menggunakan Bootstrap tanpa harus mendownload, namun tetap
membutuhkan koneksi internet.
2.
Download Bootstrap Secara Manual
Bootstrap dapat kita download
secara manual dari website resminya, yakni getbootstrap.com. Terdapat tombol
download pada button tersebut, dan saat di klik kita akan secara otomatis
mendapatkan bootstrap versi terbaru.
Kelebihan cara ini adalah kita tidak perlu
terhubung ke internet setiap saat seperti pada CDN untuk dapat menggunakan
Bootstrap, karena Bootstrap-nya sudah ada di aset lokal.
3.
Menggunakan Bootstrap dengan Package
Manager
Package manager adalah sebuah
program untuk manajemen paket pada proyek web. Contohnya: NPM, Composer, Yarn,
PNPM, dan sebagainya.
Menggunakan Bootstrap dengan
package manager tidak direkomendasikan untuk pemula, karena akan membutuhkan
pengetahuan lain seperti cara kerja package manager itu sendiri dan ekosistem
yang dipakai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar