Rangkuman
Materi Server Side Programming
Pertemuan 3
A. Tag
<img> dan Atribut di Dalamnya
Pada
pembahasan sebelumnya kita mempelajari bahwa dalam struktur html terdapat tag
pembuka, tag penutup, isi dan sebagainya. Namun, sebenarnya masih terdapat banyak
hal dalam kode html. Salah satunya tag <img> yang
merupakan kode dari image atau gambar. Kode ini tidak memerlukan tag
penutup untuk dapat dijalankan sebagaimana kode <br>. Di dalam tag
<img> terdapat tag-tag yang lain, yaitu tag atribut. Dalam satu tag, kita
dapat memasukkan lebih dari satu atribut.
Atribut terdiri dari 3 bagian.
1.
Atribute name, yaitu nama dari atribut tersebut
2.
Samadengan (=). Tanda ini terletak
setelah atribute name
3.
Isi. Untuk isi ditulis dengan diapit
oleh tanda petik. Baik petik tunggal maupun ganda.
Jenis-jenis
atribut yang dapat masuk pada tag <img> antara lain:
1.
src. Atribut ini berfungsi untuk menentukan
sumber gambar yang ingin ditampilkan. Untuk menampilkan suatu gambar melalui
tag src, kita harus menyimpan file tersebut dalam satu folder yang sama dengan
file html yang ingin digunakan untuk menampilkan gambar. Kita cukup memasukkan
nama file gambar yang dimaksud pada bagian isi atribut lengkap dengan
ekstensinya. Contoh: <img src="Pusat Informasi Pendaftaran.jpg"
=>
<img src="Nama Folder/Pusat
Informasi Pendaftaran.jpg" =>
<img alt="Gambar ini adalah brosur
pendaftaran. " =>
3.
width. Sesuai dengan namanya, atribut ini berfungsi untuk
menentukan lebar gambar yang akan ditampilkan.
4.
height. Sesuai dengan namanya, atribut ini berfungsi untuk
menentukan tinggi gambar.
B. Comment
(Komentar)
Comment atau komentar adalah informasi yang ditulis
bagi pelihat kode. Entah untuk mencegah lupa (bagi pemilik) atau untuk menyampaikan
informasi perihal kode yang telah disusun (bagi orang lain). Informasi atau
data yang ada di dalam comment tidak akan dieksekusi oleh browser dan
juga tidak mengganggu kode yang lain. Dalam html, comment berbentuk
<!--isi-->.
C. Hyperlink
Hyperlink adalah jalan pintas dari satu halaman ke halaman lain
dengan menjadikan suatu kode sebagai link. Hyperlink ditulis menggunakan tag <a></a>,
a di sini adalah singkatan dari anchor. Tag tersebut diikuti atribut href.
Cara kerjanya kurang lebih sama dengan atribut src yang merupakan
atribut dari tag <img>. Berbeda dengan tag <img> yang
tidak memerlukan tag penutup, tag <a> memerlukan tag penutup.
Contoh penulisan hyperlink: <a href=”halaman yang ingin dituju”> Kalimat
yang ingin dijadikan hyperlink</a>.
Praktikum 3
A. Materi
Tambahan
Dalam sebuah halaman, ada beberapa
elemen html yangs erig digunakan. Antara lain:
1. <header></header>
Header digunakan untuk memunculkan
suatu judul, tajuk utama atau kop suatu halaman. Biasanya ditampilkan di bagian
utama suatu halaman.
Header berbeda dengan head. Header
merupakan bagian dari body, sedangkan head adalah penjelasan dari suatu
halaman.
2. <main></main>
Berisi informasi urgen tentang halaman
kita
3. <footer></footer>
Sebagaimana namanya, tag ini dapat
diisi dengan link-link penting, owner halaman, tanggal pembuatan halaman,
copyright dan lain sebagainya.
4. <aside></aside>
Bertujuan untuk menandai bagian web yang bukan berisi konten
utama, tetapi memiliki kaitan dengan artikel yang saat ini ditampilkan.
5. <nav></nav>
Nav adalah element pada HTML yang dibuat untuk
mempresentasikan link navigasi. Bisa dibilang, nav adalah wadah dari
link yang akan men direct kita ke halaman lain. Tetapi link yang
berada pada element <nav> biasanya adalah link major yang
merujuk kepada halaman lain pada website kita
Praktikum 3
A. Jenis-jens
tag <meta></meta>
Meta tag tidak dimaksudkan untuk menambah
atau mempengaruhi isi dari konten halaman web kita, namun lebih kepada
keterangan tambahan tentang halaman itu sendiri.
Meta tag biasanya di tempatkan pada
bagian head dari HTML, dan biasanya terdiri dari beberapa
meta tag dengan atribut yang berbeda-beda. Beberapa atribut yang biasanya di
tampilkan adalah charset, name, http-equiv, dan content.
1.
Meta Charset
Berfungsi untuk menentukan metode bagaimana tulisan
disimpan di dalam komputer. UTF-8 dipilih karena merupakan salah satu pengembang
yang lebih baru daripada pendahulunya yang hanya bisa menampung jenis karakter
secara terbatas. Karakter di UTF-8 memungkinkan untuk menampilkan dan menyimpan
karakter-karakter lebih banyak. Misalnya suatu huruf Arab di UTF-8 disimpan
sebagai ‘001011’. Kode tersebut disebut dengan charset, yang mana merupakan
metode suatu data disimpan oleh komputer.
2. Meta http-equiv=”X-UA-Compatible
Meta
ini antara dipakai dan tidak sebab hanya mendukung browser internet explorer
dan microsoft edge, sedangkan setiap browser mempunyai cara untuk
mengimplementasikan aturan secara berbeda-beda.
3. Meta name=”viewport”
Yaitu
meta yang digunakan untuk memberitahu browser agar menampilkan konten sesuai
dengan ukuran device yang digunakan dengan alasan, setiap individu mengakses
halaman dengan perangkat yang berbeda-beda.
4. Meta name=”keywords”
Meta
ini sangat dianjurkan untuk dipakai. Meta keyword berisi kata kunci utama yang
berhubungan dengan keseluruhan konten halaman dan bertujuan untuk menampilkan
halaman ketika kata kunci yang berhubungan dicari.
5. Meta name=”descriptiom”
Merupakan
sebuah cuplikan ataupun rangkuman konten website yang
muncul di halaman hasil pencarian
6. Meta name=”author”
dimaksudkan untuk menambahkan nama pembuat kode kedalam HTML
7. Meta name=”refresh”
Berfungsi
untuk memerintahkan browser agar
merefresh halaman dengan jangka waktu tertentu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar