Selasa, 04 Mei 2021

Doa-doa Nestapa

 


 

Kita bertemu di sela sunyi,

memasang mata ke lubuk kata

Kaujelma udara dan kuhela Engkau

Dalam doa-doa parau

 

KecupanMu adalah musim semi di tandus jiwaku

Lalu pada hening yang bening,

angin meriwayatkanMu pada seluruh dingin

 

Selepas itu, aku akan kerap memenung diri

Merayakan hari-hari sepi dan waktu bak sangkar belati

 

Nada dalam nadiku

Adalah doa-doa nestapa

Ingin memelukMu

 

Jombang, sore penghabisan, 29 Februari 2020

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar